PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan pentingnya kejujuran pedagang, sikap adil pembeli, serta pengelolaan pasar yang tertib guna menciptakan suasana Ramadan yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

Menurut Fairid, pasar memiliki peran strategis selama bulan Ramadan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta menjaga etika, ketertiban, dan saling menghormati dalam setiap transaksi.

“Kejujuran pedagang akan membangun kepercayaan masyarakat, sementara pembeli yang adil menciptakan hubungan jual beli yang sehat,” ujar Fairid, Senin, 23 Februari 2026.

Ia menambahkan, nilai kejujuran dan keadilan menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan, khususnya di pasar-pasar Ramadan yang aktivitasnya meningkat signifikan selama bulan puasa.

Selain itu, Fairid menekankan pentingnya penataan dan pengelolaan pasar yang tertib. Menurutnya, pasar yang bersih dan tertata tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli, tetapi juga menjaga ketertiban umum serta kualitas lingkungan.

Lebih lanjut, ia menilai aktivitas ekonomi yang dijalankan dengan nilai moral dan ketertiban memiliki makna sosial dan spiritual yang lebih luas selama Ramadan.

“Ekonomi yang sehat tidak hanya berdampak pada kesejahteraan material, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan moral masyarakat,” katanya.

Fairid berharap seluruh pedagang, pembeli, dan pengelola pasar dapat bersama-sama menjaga suasana kondusif selama Ramadan, sehingga aktivitas ekonomi berjalan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh warga Kota Palangka Raya. (MARINI/j)