SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim), Kalimantan Tengah, memperketat pengamanan wilayah selama Bulan Suci Ramadan guna mencegah tindak kriminalitas dan menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat.

Pengamanan diperkuat melalui jajaran Polsek dengan peningkatan patroli serta pemantauan intensif di sejumlah titik rawan kejahatan.

“Kami memperketat pengamanan wilayah selama Ramadan agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan kriminalitas,” tegas Kapolsek Ketapang AKP Anis, Senin, 23 Februari 2026.

Menurutnya, kepolisian saat ini lebih masif melakukan pengawasan di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sasaran tindak kejahatan, terutama pada jam-jam rawan.

Ia mengungkapkan, pihaknya tengah menangani dua laporan kejahatan serius yang perkara perampokan yang terjadi di Kota Sampit dalam waktu berdekatan. Penyelidikan intensif terus dilakukan untuk mengungkap dan menangkap para pelaku.

“Dua laporan tersebut sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam,” ujarnya.

Kasus pertama terjadi pada Jumat (20/2) dini hari, ketika seorang warga bernama Marni (42) mengalami luka akibat serangan senjata tajam saat berusaha melawan pelaku perampokan di rumahnya. Meski korban mengalami luka serius, pelaku gagal membawa kabur barang berharga.

Beberapa jam berselang, aksi perampokan bersenjata tajam kembali terjadi dengan sasaran sebuah gerai BRILink di Jalan HM Arsyad. Pelaku yang mengenakan helm merah berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp9 juta setelah mengancam petugas gerai, sebelum melarikan diri.

Dua peristiwa tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian, mengingat potensi peningkatan kejahatan kerap terjadi selama Ramadhan, baik akibat tekanan ekonomi maupun kelengahan masyarakat.

“Mari sama-sama kita tingkatkan kewaspadaan demi keamanan dan keselamatan bersama,” imbau AKP Anis.

Ia menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kami berharap masyarakat turut berperan menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan,” pungkasnya.