SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Aksi pencurian di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini kian marak. Bahkan pelaku nekat melakukannya di tempat yang ramai.

Kali ini pencurian terjadi di kawasan Stadion 29 November Sampit, Minggu 22 Februari 2026. Seorang pria nekat mengambil tas yang ada di dalam jok sepada motor dengan cara membuka dangan paksa.

Aksinya ini sempat terekam kamera warha yang tengah beraktifitas di kawasan Stadio. Pelaku dengan ciri-ciri menggunakan jaket hitam dan celana hitam berhasil membawa kabur tas milik korban.

Aksi tersebut tergolong berani karena di sekitar lokasi tampak sejumlah warga sedang beraktivitas. Beberapa sepeda motor terparkir di area tersebut, sementara masyarakat terlihat berolahraga dan beraktivitas di kawasan stadion.

"Gila nekat orang itu, padahal saat itu kondisi sedang ramai banyak orang olahraga, berarti semakin tidak aman Sampit ini," kata Ilham yang melihat aksi pelaku, Senin, 23 Februari 2026.

Video kejadian itu kemudian viral di media sosial dan memicu berbagai komentar warganet. Sebagian menyebut, kasus pencurian di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi.

Warga tersebut juga mengungkapkan kekhawatiran, atas kondisi keamanan di Kota Sampit yang dinilai semakin memprihatinkan.

Beberapa kasus pencurian yang terjadi selama bulan Ramadan ini, membuat warga berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan pengawasan dan patroli. terutama di ruang-ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat.

"Kami berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli untuk keamanan masyarakat, dan apabila ada aksi pencurian agar dapat ditindak tegas," harap warga. (BUDDI RAHMAT H/j)