BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menegaskan pentingnya melestarikan kue tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Ia mengingatkan agar keberadaan kue tradisional tidak tenggelam di tengah maraknya kue modern maupun produk dari luar negeri dan daerah lain.
Menurut Nenie, kue tradisional bukan sekadar makanan, tetapi juga memiliki nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang harus dijaga oleh masyarakat.
Ia menilai, pelestarian kuliner tradisional juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan jati diri daerah di tengah arus globalisasi.
“Kue tradisional wajib kita lestarikan dan jangan sampai tenggelam karena banyaknya kue dari luar negeri maupun daerah lain. Ini adalah bagian dari warisan budaya yang harus kita jaga bersama,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus mendukung pelaku usaha lokal, khususnya UMKM yang memproduksi kue tradisional, melalui berbagai program pembinaan, promosi, dan pemberdayaan ekonomi.
"Dengan dukungan yang tepat, pelaku usaha lokal diyakini mampu bersaing dan mempertahankan eksistensi produk tradisional," tambahnya.
Selain itu, Nenie mengajak masyarakat, khususnya generasi muda di Palangka Raya, untuk mencintai dan mengonsumsi kue tradisional.
Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga kelangsungan kuliner khas daerah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (MARINI/H)









