BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ngabuburit di Kelurahan Raja Seberang berubah menjadi ruang tumbuh yang bermakna. Sebanyak 89 anak tingkat TK hingga SMP diajak berani bermimpi dan merancang masa depan melalui kegiatan bertajuk “Naskah Masa Depan: Dari Cerita Lahir Cita-Cita.”
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kelurahan Raja Seberang, Book Party, serta Volunteer Ramadan Era yang diinisiasi oleh Jala Project.
Mengusung konsep literasi dan penguatan karakter, acara tersebut menghadirkan pengalaman berbeda bagi anak-anak dalam mengisi waktu Ramadan.
Peserta dibagi dalam dua kelompok sesuai usia. Anak-anak TK hingga SD kelas 3 mengikuti sesi baca nyaring dan dongeng tentang cita-cita yang dibawakan para volunteer.
Melalui cerita-cerita inspiratif, mereka diajak mengenal berbagai profesi dan menumbuhkan keberanian untuk memiliki mimpi.
Sementara itu, peserta kelas 4 SD hingga SMP menonton film bertema perjuangan meraih impian, kemudian membuat vision board atau papan visual berisi gambar serta tulisan tentang masa depan yang mereka cita-citakan.
Didampingi volunteer, anak-anak menyusun gambaran impian mereka secara konkret. Ada yang ingin menjadi dokter, guru, polisi, hingga pengusaha. Proses tersebut bukan hanya kegiatan kreatif, tetapi juga latihan membangun rasa percaya diri dan keyakinan diri.
Perwakilan Book Party menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar menunggu waktu berbuka.
“Ini bukan hanya sekadar kumpul-kumpul menunggu buka puasa saja, tetapi kita akan banyak membicarakan tentang masa depan dan cita-cita. Kami yakin semua anak punya mimpi, semua anak punya cerita. Setiap cerita itu berharga dan layak untuk didukung. Maka dari itu lahirlah ‘Naskah Masa Depan’,” ujarnya.
Kolaborasi lintas komunitas dan pemerintah kelurahan ini menunjukkan bahwa ruang literasi dapat menjadi sarana membangun optimisme sejak dini. Ramadan pun dimaknai sebagai momentum menanamkan harapan dan semangat untuk terus belajar.
Melalui kegiatan tersebut, para penggagas berharap keberanian bermimpi yang mulai tumbuh di Raja Seberang dapat terus dirawat. Sebab dari mimpi yang dituliskan hari ini, masa depan yang lebih baik bisa mulai disusun sejak sekarang. (SITI AKOBAH/R)









