BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung menegaskan bahwa hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus menjadi wadah untuk menyaring aspirasi masyarakat secara objektif dan berbasis pada kebutuhan riil di lapangan.
Musrenbang merupakan forum penting dalam menentukan arah pembangunan daerah, sehingga setiap usulan yang disampaikan harus benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar formalitas perencanaan.
“Hasil Musrenbang tahun ini harus menjadi wadah untuk menyaring aspirasi masyarakat secara objektif dan berbasis kebutuhan riil di lapangan. DPRD siap mengawal agar usulan prioritas dapat diperjuangkan dalam pembahasan anggaran,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menambahkan, DPRD memiliki komitmen untuk mengawal setiap usulan prioritas agar dapat masuk dalam pembahasan APBD. Dengan demikian, program pembangunan yang direncanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Nenie berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, dapat berperan aktif dalam proses perencanaan pembangunan di Palangka Raya.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting agar pembangunan yang dilakukan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Musrenbang adalah momentum penting untuk memastikan pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. DPRD akan terus mengawal agar aspirasi yang disampaikan dapat direalisasikan,” pungkasnya. (MARINI/R)









