PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kota Palangka Raya masih menjadi perhatian serius. Untuk lokasi pengungkapan, kasus narkoba tersebar di sejumlah kecamatan. 

Berdasarkan data Polresta Palangka Ra ya tahun 2025, kasus tertinggi berada di Kecamatan Jekan Raya, disusul Pahandut, Sebangau, Rakumpit, dan Bukit Batu.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro menegaskan bahwa kondisi ini harus menjadi alarm bagi semua pihak, tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua.

“Peredaran narkoba yang sudah menyentuh hampir seluruh kecamatan ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh lengah. Upaya pencegahan harus diperkuat, terutama di lingkungan pendidikan,” ujar Jati, Selasa, 24 Februari 2026.

Ia mendorong agar sosialisasi bahaya narkoba lebih masif dilakukan di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Menurutnya, edukasi sejak dini sangat penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh narkotika.

Jati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pencegahan, termasuk memperkuat peran keluarga dalam pengawasan anak.

“Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban. Pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan. Sosialisasi, edukasi, dan pengawasan harus berjalan beriringan,” tegasnya. (MARINI/j)