BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bila Anda sering berkegiatan di luar ruang dan terpapar sinar matahari, ada baiknya untuk melakukan diet makanan yang mengandung alfa dan beta karoten.

Senyawa kimia alami ini dapat melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet matahari sebaik SPF pada produk tabir surya yang Anda beli di toko kosmetik atau swalayan.

Seperti dilansir Palmoilhealth, peneliti terkemuka asal Lion Corporation Jepang, Dr. Michiaki Murakoshi, mengatakan bahwa dirinya telah bertahun-tahun melakukan penelitian terhadap efek dari karoten bagi sistem kekebalan tubuh dan kanker.

Dalam riset terbarunya, Dr. Michiaki menjelaskan bagaimana karoten ini dapat membantu melindungi tubuh melawan kerusakan akibat paparan sinar UV. Menurut dia, tumbuhan yang kaya alfa dan beta karoten adalah minyak sawit dan juga tomat.

Melalui presentasi yang disampaikan di sebuah acara di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu, Dr. Michiaki menampilkan gambar yang menampakkan wajah seorang wanita dalam tiga kondisi, yaitu alami, tanning (berjemur matahari) dan setelah mengonsumsi suplemen mengandung karoten. Dari gambar itu terlihat wajah yang mengonsumsi karoten terlihat lebih segar.

Sebagai informasi, Dr. Murakoshi menjelaskan bahwa kandungan karoten dari sawit merah bersifat chemoprotective, yaitu dapat meningkatkan kesehatan jaringan kulit sehat sehingga dapat melindungi dari racun berbahaya.

Menurut dia, saat ini masih dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efek karoten dari minyak sawit terhadap kanker usus, paru, lidah dan kandung kemih. (NEDELYA RAMADHANI/m)