KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Banyak cara positif yang dilakukan instansi pemerintah dalam mengisi bulan suci Ramadan. Selain dengan tadarus di awal masuk kerja seperti dilakukan instansi di lingkup Pemkab Kapuas, Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kapuas juga mengisinya dengan kegiatan kultum (kuliah tujuh menit) usai salat Zuhur berjemaah dalam rangkaian Takmir Ramadan 1447 Hijriah, Selasa, 24 Januari 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di mushala kantor tersebut diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kapuas. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa saat para pegawai mengikuti tausiah sebagai bagian dari pembinaan rohani selama Ramadan.

Tausiah disampaikan oleh Guru Gusti Bahriansyah, staf pada Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad). Dalam materinya, ia mengulas tentang syarat wajib puasa serta pentingnya meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadan.

Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga syarat utama yang mewajibkan seseorang untuk berpuasa, yakni beragama Islam, telah baligh (dewasa), dan berakal sehat. Ketiga syarat tersebut menjadi dasar kewajiban puasa sebagaimana ditetapkan dalam syariat Islam.

Menurutnya, masih banyak umat Islam yang menjalankan puasa hanya pada tataran menahan lapar dan haus. Padahal, esensi puasa juga mencakup pengendalian diri, menjaga lisan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Semoga kita dapat meningkatkan kualitas ibadah puasa kita, sehingga tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga meraih keridaan Allah SWT,” pesannya di hadapan para jemaah.

Melalui kegiatan kultum rutin ini, Kemenag Kapuas berharap semangat Ramadan tidak hanya memperkuat spiritualitas ASN, tetapi juga menumbuhkan integritas dan etos kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (SABRIANOOR/y)