BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga minyak sawit Malaysia dan minyak nabati lainnya saat ini mengalami pergerakan terbatas dengan kecenderungan melemah. bahkan harga minyak sawit Malaysia sudah dua sesi terakhir mengalami pelemahan.

Ada beberapa faktor fundamental yang akan mempengaruhi pergerakan harga minyak sawit dan minyak nabati lainnya di sejumlah pasar komoditas dunia, demikian seperti dilansir Reuters, meliputi: 

Futures minyak sawit Malaysia jatuh dalam dua sesi terakhir pada perdagangan Senin (19/12) setelah pada sesi sebelumnya menyentuh level tertinggi empat setengah tahun. Adapun pelemahan kali ini dipengaruhi oleh ekspektasi pasar akan terjadinya penurunan ekspor minyak sawit Malaysia. Untuk data kinerja ekspor dijadwalkan akan dirilis pada Selasa ini (20/12/2016).

Kemudian, futures kacang kedelai, jagung dan gandum AS melemah, Senin, akibat aksi ambil untung pelaku pasar di tengah ekspektasi akan terjadinya hujan di Argentina, yang akan membantu pemulihan akibat kekeringan di kawasan tersebut.

Selanjutnya, harga minyak mentah dunia bergerak dalam kisaran sempit di New York semalam menjelang libur Natal, seraya pasar menantikan apakah produksi minyak mentah AS cukup dapat mengatasi kebutuhan menyusul rencana pemangkasan produksi oleh OPEC dan negara non-OPEC, terutama Rusia. (NEDELYA RAMADHANI/m)