BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda meminta seluruh desa melakukan evaluasi serius terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat pelantikan enam Penjabat Kepala Desa di Seruyan Tengah, Selasa 24 Februari 2026.
Menurutnya, BUMDes tidak boleh hanya sekadar formalitas administratif, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi warga desa.
“BUMDes harus menjadi motor penggerak ekonomi desa, bukan sekadar formalitas. Pilih unit usaha yang benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati mendorong desa memfokuskan usaha pada sektor yang memiliki nilai tambah ekonomi lokal, seperti pengelolaan sampah, wisata desa, hingga distribusi hasil pertanian.
Selain itu, BUMDes diminta segera berbadan hukum agar dapat menjalin kerja sama resmi dengan pihak ketiga maupun perbankan, sehingga peluang pengembangan usaha semakin terbuka.
Wanda berharap dengan pengelolaan profesional, BUMDes mampu meningkatkan pendapatan asli desa serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. (FAHRUL/R)









