PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Program tiket mudik gratis pada dari Pelabuhan Kumai ludes dalam waktu kurang dari 15 menit setelah dibuka secara daring pada 13 Februari 2026. Sebanyak 400 kuota untuk rute Kumai–Semarang habis terpesan dalam waktu singkat.

Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Kumai, Andry Yudha, membenarkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut.

“Kuota mudik gratis dari Kumai ke Semarang dibuka 400 kursi untuk keberangkatan 15 Maret. Saat pertama dibuka secara online pada 13 Februari, sekitar 10 sampai 15 menit langsung habis,” ujarnya, Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menjelaskan, selain dari Kumai, kantor pusat juga membuka 400 kuota untuk rute Balikpapan–Surabaya. Bahkan, di Balikpapan tiket disebut terjual lebih cepat, yakni sekitar lima menit sudah dinyatakan sold out.

Menurut Andry, mekanisme pendaftaran tahun ini sepenuhnya dilakukan secara daring dan terintegrasi dengan sistem verifikasi pusat.

Langkah tersebut diambil berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya yang terjadi antrean dan kepadatan di lokasi pendaftaran.

“Berkaca dari tahun lalu yang sangat crowded, akhirnya kami minta ke pusat agar pendaftarannya di-online-kan saja. Jadi by system, peserta mengisi link, lalu diverifikasi langsung oleh kantor pusat,” jelasnya.

Ia menerangkan, proses verifikasi dilakukan secara detail untuk memastikan data calon penumpang valid. Jika terdapat ketidaksesuaian, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang salah atau tidak sesuai dengan dokumen yang diunggah, maka pendaftaran dapat digugurkan.

“Verifikasinya sangat detail dari pusat sebagai antisipasi jangan sampai ada orang yang mengisi asal-asalan hanya untuk mendapatkan kuota. Sayang sekali kalau kuota terbuang, sementara peminatnya sangat banyak,” tegasnya.

Sistem daring ini juga menjadi langkah antisipasi terhadap praktik percaloan. Dengan verifikasi berbasis data resmi, peluang penyalahgunaan identitas atau pemesanan menggunakan data orang lain dapat diminimalkan.

Selain itu, kebijakan pendaftaran online dinilai efektif mencegah membludaknya calon penumpang di loket, serta menjaga ketertiban dan kenyamanan pelayanan di Pelabuhan Kumai.

Saat ini, proses verifikasi telah selesai dilakukan oleh kantor pusat. Selanjutnya, pemberitahuan kepada peserta yang lolos akan disampaikan secara langsung melalui pesan WhatsApp.

Andry mengaku bersyukur atas dukungan kantor pusat terhadap penerapan sistem ini. Menurutnya, mekanisme daring membuat kesempatan memperoleh tiket lebih terbuka bagi masyarakat luas, tidak hanya warga sekitar Pangkalan Bun. (DANANG/j)