BORNEONEWS, BUNTOK -- Guna mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik secara mendadak di hari Natal 25 Desember 2016 dan Tahun Baru 1 Januari 2017, PT. PLN Rayon Buntok pun melakukan gerebek penyulang jaringan ekstrim di sejumlah titik.

“Gerebek penyulangan jaringan ekstrim itu, artinya melakukan penebangan atau pemotongan dahan-dahan pohon yang dianggap mengganggu jaringan listrik. Sebab apabila datang hujan disertai angin kencang, tentunya dahan pohon yang bersentuhan dengan jaringan listrik secara tiba-tiba mesin listrik PLN akan padam seketika,”terang Margono Manajer PT. PLN Rayon Buntok, kepada PPost  (group Borneonews) Selasa (20/12) tadi.

Margono mengakui, selama ini memang seringkali terjadi gangguang jaringan listrik di lokasi yang dianggap ekstrim.  Menurut dia, bahwa lokasi  atau titik-titik yang dianggap sangat ekstrim itu, salah satunya jaringan listrik mulai dari Desa Pamangka Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) ke arah Tabak Kanilan Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA).

Perlu diketahui kata Margono, sejak awal bulan Desember 2016 ini, pihaknya melakukan gerebek penyulang sebanyak delapan kali. “Ini baru empat kali gerebek penyulangan kita lakukan di jalur arah Tabak Kanilan,” terangnya.

Ia menambahkan, gerebek penyulang jaringan ekstrim akan terus dilakukan pihaknya secara kontinyu setiap tahunnya, terutama menjelang perayaan hari-hari besar.  "Tapi apabila ada laporan dari masyarakat yang daerah atau wilayahnya banyak pohon-pohon yang dianggap mengganggu jaringan listrik. Kami akan segera turun ke lokasi tersebut," pungkasnya. (hly/*)