BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kapuas terus mengintensifkan patroli dini hari selama bulan Ramadan guna mengantisipasi aksi balap liar di wilayah Kuala Kapuas. Upaya tersebut membuahkan hasil, di mana dalam beberapa pekan terakhir aktivitas balap liar dilaporkan mulai berkurang.
Patroli rutin dilaksanakan usai sahur, dengan menyasar sejumlah titik yang sebelumnya kerap dijadikan arena balapan ilegal oleh para remaja. Kehadiran petugas di jam-jam rawan dinilai efektif menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas.
Pada Rabu dini hari, 25 Februari 2026, patroli yang dimulai pukul 03.30 WIB dipimpin langsung Kasatlantas Polres Kapuas, AKP Aries Gunawan. Kegiatan difokuskan pada pencegahan serta pemantauan arus lalu lintas di kawasan dalam Kota Kuala Kapuas.
"Beberapa ruas jalan yang menjadi perhatian di antaranya Jalan Pemuda, Jalan Tambun Bungai, dan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Selat. Kawasan tersebut sebelumnya kerap dilaporkan warga sebagai lokasi berkumpulnya pemuda yang hendak melakukan balap liar selepas sahur," ungkap Kasat.
Dari hasil patroli terbaru, arus lalu lintas terpantau relatif sepi dan tidak ditemukan adanya aksi balapan liar. Situasi berlangsung aman dan kondusif hingga kegiatan selesai.
Kasatlantas menyampaikan bahwa penurunan aktivitas balap liar tidak terlepas dari langkah tegas yang telah dilakukan sebelumnya, termasuk penindakan terhadap pelaku dan kendaraan yang terlibat. Selain itu, pendekatan persuasif kepada masyarakat dan para remaja juga terus dilakukan.
Sejumlah warga pun merasakan dampak dari patroli rutin tersebut. Rudi, warga Kapuas, mengaku dalam beberapa malam terakhir aksi balap liar mulai jarang terlihat.
"Mulai kurang balap liar dalam beberapa malam ini, ada beberapa yang mungkin terlihat, tapi tidak berlangsung lama," ucapnya.
Ia berharap patroli dini hari tetap dilaksanakan secara konsisten agar situasi tetap kondusif. Dengan dukungan masyarakat dan kehadiran aparat di lapangan, diharapkan aksi balap liar di Kuala Kapuas dapat terus ditekan sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (SABRIANOOR/j)









