PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Polresta Palangka Raya menyelidiki peristiwa tindak pidana perampokan atau pencurian dengan kekerasan yang terjadi di gerai Alfamart Garuda Palangka, berlokasi di Jalan Garuda RT 003 RW 025, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam 25 Februari 2026 sekitar pukul 23.03 WIB, tepat saat karyawan toko hendak melakukan proses penutupan. Kedua pelaku masuk ke dalam gerai dan melakukan tindakan yang mengancam keselamatan korban.

Pelaku menggunakan senjata tajam serta sepotong kayu untuk mengancam karyawan, kemudian mengambil uang yang ada di laci kasir dan sejumlah barang berupa rokok. Setelah melakukan tindakan, pelaku segera meninggalkan lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan, Pamapta II SPKT Polresta Palangka Raya Ipda Rakhmad Razib bersama Kanit Jatanras Satreskrim Iptu Helmi Hamdani serta petugas piket fungsi SPKT, Satintelkam dan Satreskrim langsung mendatangi lokasi.

Tim tersebut segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan bukti berupa rekaman CCTV, serta mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi yang ada di sekitar lokasi.

“Kami segera merespons laporan dengan mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mengamankan rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi,” jelasnya mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi pada Kamis 26 Februari 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, kerugian yang dialami pihak toko diperkirakan mencapai sekitar Rp 11.000.000, yang terdiri dari uang tunai kurang lebih Rp 9.000.000 dan rokok senilai sekitar Rp 2.000.000.

Dalam penanganan awal, petugas juga berhasil mengamankan satu buah celurit yang diduga menjadi alat yang digunakan oleh pelaku.

Saat ini, kasus pencurian tersebut sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim Satreskrim Polresta Palangka Raya.

"Kami berkomitmen untuk mengungkap identitas pelaku dan melakukan penangkapan segera, sekaligus memastikan situasi keamanan di wilayah hukum Polresta Palangka Raya tetap terjaga aman dan terkendali," pungkasnya. (PATHUR/H)