BORNEONEWS, Palangka Raya – Teka-teki tewasnya Sitroneli, 21, dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Muhammadiyah, pascaminum kopi dan makan pizza di Rollaas Coffee dan Tea, Jalan Antang, Palangka Raya, Minggu (19/12/2016) malam, terungkap.
Hasil otopsi di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya menyebutkan jika mahasiswi semester V, Universitas Juanda, Bogor, Jawa Barat ini meninggal dunia akibat penyakit.
“Hasil otopsi karena paru kronis. Tidak ada indikasi keracunan,” ucap Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dr Ricka Brillianty kepada Borneonews, Selasa (20/12/2016).
Menurutnya, penyebab terjadinya muntah darah baik dari mulut maupun hidung pada saat di kafe lantaran pembuluh darah pecah. Ini terjadi karena penyakit yang diderita korban sudah cukup parah.
“Sudah masuk kategori parah. Pasti akan begitu (muntah darah) kalau penyakit sudah parah,” ungkapnya.
Saat ditanya apakah pemicu terjadinya muntah darah itu lantaran meminum kopi? Ricka menegaskan tidak ada hubungannya. “Tidak. Tidak ada hubungannya,” tuturnya.
Jenazah korban diterbangkan ke tanah asalnya, Negeri Laskar Pelangi, Bangka Belitung, melalui Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, siang tadi. Kejadian tersebut membuat sejumlah rekannya dirundung kesedihan.
Apalagi, korban dan 14 rekannya yang mengikuti program Kementerian Riset Teknologidan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) untuk pertukaran mahasiswa di Universitas Muhammadiyah, akan kembali ke Bogor pada Kamis (22/12/2016).
Sementara itu Dekan FKIP Universitas Djuanda, Bogor, Jawa Barat, Widyasari mengatakan, korban merupakan salah satu mahasiswi pintar. IPK yang diperoleh selama di bangku kuliah rata-rata 3,3. Bahkan pernah mendapat IPK 3,7.
Selain itu, dia juga aktif mengikuti kegiatan kampus. Dari sisi kesehatan, dia menyebut korban tidak memiliki riwayat penyakit. “Saat tes kesehatan, korban tidak memiliki riwayat penyakit,” ucapnya.
Hal yang sama juga disampaikan Zulkarnain, paman korban. Dia mengatakan korban juga tidak memiliki riwayat penyakit. Sedangkan mengenai batuk, disebutnya hanya sebatas batuk ringan saja. (BUDI YULIANTO/m)








