BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menilai bahwa pengawasan bersama berbagai pihak mutlak diperlukan untuk memastikan kualitas Menu Makanan Bergizi (MBG) yang disalurkan kepada siswa sesuai dengan tujuan utama pemenuhan gizi anak di kota ini.
Menurut Khemal, kualitas MBG tidak hanya menjadi tanggung jawab penyedia atau sekolah saja, melainkan perlu menjadi perhatian bersama seluruh masyarakat.
"Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan makanan yang tidak hanya cukup porsi, tetapi juga memenuhi standar gizi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan aktivitas belajar mereka," katanya, Jumat, 27 Februari 2026..
Salah satu langkah konkrit yang didorongnya adalah menerapkan keterbukaan informasi terkait menu MBG kepada publik.
Khemal mengemukakan bahwa transparansi ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk dengan mengunggah detail menu secara rutin di media sosial sekolah atau platform resmi yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
"Saya mengajak sekolah-sekolah dan orang tua supaya menu MBG ini diposting saja. Diunggah ke media sosial, biar masyarakat bisa sama-sama melihat dan menghitung,” ujar Khemal.
Keterbukaan informasi menu tersebut diharapkan Khemal dapat menjadi bentuk pengawasan masyarakat yang efektif. Dengan mengetahui jenis makanan dan kandungan yang mungkin terkandung di dalamnya, orang tua dan masyarakat dapat bersama-sama memantau apakah MBG yang disediakan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Selain itu, Khemal juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai sekolah di Palangka Raya.
"Ini untuk memastikan bahwa langkah keterbukaan yang didorong dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan siswa," pungakasnya. (MARINI/H)









