BORNEONEWS, Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memperkuat layanan keuangan daerah dengan menghadirkan akses perbankan digital hingga ke pelosok desa. Langkah ini dilakukan melalui sinergi bersama Bank Kalsel guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Bupati HSU Haji Sahrujani menegaskan perluasan akses keuangan digital menjadi fondasi penting dalam mempercepat kemajuan daerah. Menurutnya, kemudahan layanan perbankan harus bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam ekosistem ekonomi modern. Inklusif keuangan menjadi kunci membangun ketahanan ekonomi daerah,” ujarnya di Amuntai, Jumat, 27 Februari 2026.
Ia menyebutkan, karakteristik wilayah HSU yang didominasi bentang sungai dan persawahan tidak lagi menjadi hambatan dalam menghadirkan layanan modern. Digitalisasi diharapkan mampu menjembatani kreativitas masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan kerajinan tangan, agar terhubung dengan pasar yang lebih luas.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel memperkenalkan dua inovasi untuk mendukung percepatan ekonomi masyarakat. Pertama, Aksel by Bank Kalsel, aplikasi mobile banking yang memudahkan petani, pedagang, dan pelaku ekonomi kreatif melakukan transaksi secara real-time melalui ponsel, mulai dari transfer hingga pembayaran tagihan tanpa harus datang ke kantor cabang.
Kedua, layanan Agen Digital Inklusi Keuangan (ADINK) yang merupakan bagian dari program Laku Pandai. Melalui skema ini, individu atau badan hukum diberdayakan sebagai perpanjangan tangan bank untuk melayani setor dan tarik tunai, serta pembayaran PBB dan PDAM di wilayah terpencil.
Kehadiran ADINK dinilai menjadi solusi bagi masyarakat desa, termasuk kawasan rawa yang sulit dijangkau, agar tetap memiliki akses keuangan yang mandiri dan modern. Dengan pemerataan layanan digital tersebut, kesenjangan akses perbankan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Kalimantan Selatan diharapkan semakin berkurang.
Pemkab HSU optimistis transformasi layanan keuangan digital ini dapat memperkuat daya tahan ekonomi daerah sekaligus mewujudkan visi pembangunan yang bangkit, berkeadilan, unggul, dan kreatif.
ANTARA









