SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Bandara H Asan Sampit Abdul Haris memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan pelayanan dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026. 

"Dari sisi sarana dan prasarana kami sudah siap. Jika nanti ada penambahan pesawat, kami juga sudah menyiapkan parking stand, kurang lebih tersedia lima parkir pesawat," kata Abdul Haris, Jumat, 27 Februari 2026.

Penguatan layanan juga dilakukan di terminal keberangkatan dan kedatangan guna memastikan kenyamanan penumpang.

Selain itu, Bandara H Asan Sampit juga menyediakan Posko Angkutan Lebaran yang pembukaannya menunggu surat resmi dari Kementerian Perhubungan. Posko gabungan tersebut melibatkan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, AIRNAV, BMKG, BKK dan Stakeholder Bandara.

"Posko `tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi lebih cepat, tepat dan terpadu jika ada situasi seperti pembatalan maupun perubahan jadwal pesawat," ujarnya.

Terkait pergerakan penumpang, Abdul Haris menyebutkan, hingga awal Ramadan belum terlihat lonjakan signifikan. Aktivitas penerbangan masih berjalan normal seperti hari biasa. Namun pada H-10 Lebaran sejumlah penerbangan dari maskapai Nam Air sudah mulai terisi penuh.

"Kalau melihat tren tahun lalu, puncak arus mudik biasanya terjadi pada H-2 Lebaran. Kemungkinan tahun ini tidak akan jauh berbeda," tambahnya.

Meski bandara telah siap jika ada penambahan penerbngan dari maskapai, namun sejauh ini belum ada pengajuan extra flight dari operator yang melayani rute di Bandara H Asan Sampit.

Adaun jadwal penerbangan ada masa angkutan Lebaran 2026 yakni maskapai NAM Air Boeing 737-500 rute Sampit-Jakarta Pergi-pulang (PP) beroperasi 7 kali hari Senin hingga Minggu; rute Sampit-Surabaya PP beroperasi 5 kali seminggu hari Senin, Rabu, Kamis, Jumat, Minggu; serta rute Sampit-Semarang PP beroperasi 3 kali seminggu pada hari Selasa, Kamis, Sabtu.

Sedangkan maskapai Wings Air ATR 72, mulai 10 Maret 2026 beroperasi pada hari Selasa, Kamis, Sabtu untuk rute Sampit-Banjarmasin PP danSampit-Surabaya PP. Kemudian mulai 11 Maret 2026 ada Senin, Rabu, Jumat, Minggu untuk rute Palangka Raya-Sampit PP, dan Sampit-Pangkalan Bun PP. (DEWI PATMALASARI/j)