KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas telah merilis angka sangat sementara pertumbuhan ekonomi tahun 2025 yang menunjukkan capaian positif. Perekonomian Kabupaten Kapuas tercatat tumbuh sebesar 4,73 persen. Capaian ini menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi daerah tetap bergerak stabil di tengah dinamika ekonomi global dan nasional. Data tersebut sekaligus menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menyusun kebijakan serta strategi pembangunan ke depan.

Dari sisi produksi, struktur ekonomi Kapuas masih ditopang oleh lima sektor utama. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 24,07 persen. Peran sektor ini mencerminkan karakter daerah yang bertumpu pada sumber daya alam dan aktivitas agraris. Di posisi berikutnya terdapat Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 15,12 persen, disusul Pertambangan dan Penggalian sebesar 14,88 persen.

Selain itu, Industri Pengolahan turut memberikan kontribusi signifikan sebesar 13,98 persen, menunjukkan adanya nilai tambah dari hasil produksi daerah. Sektor Konstruksi juga berperan dengan sumbangan 7,91 persen, yang menandakan geliat pembangunan infrastruktur dan proyek fisik masih berlangsung. Kombinasi kelima sektor ini memperlihatkan struktur ekonomi yang relatif berimbang antara sektor primer, sekunder, dan tersier.

Dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga menjadi motor utama perekonomian dengan kontribusi 38,12 persen. Angka ini menunjukkan daya beli masyarakat masih terjaga dan menjadi penopang aktivitas ekonomi lokal. Pembentukan Modal Tetap Bruto menyusul dengan kontribusi 32,88 persen, mencerminkan adanya investasi serta pembangunan yang terus berjalan di berbagai sektor.

Sementara itu, Net Ekspor Barang dan Jasa memberikan kontribusi sebesar 19,29 persen, memperlihatkan peran perdagangan antarwilayah maupun ekspor dalam mendukung pertumbuhan. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah tercatat sebesar 8,23 persen, dan Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga sebesar 1,96 persen. Adapun Perubahan Inventori berada pada angka negatif -0,48 persen, yang menunjukkan adanya penyesuaian stok barang dalam periode berjalan.

Secara tren lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Kapuas memang bergerak fluktuatif namun tetap berada di jalur positif. Tahun 2021 tercatat 4,71 persen, melonjak menjadi 7,04 persen pada 2022, kemudian berada di angka 5,72 persen pada 2023 dan 4,88 persen pada 2024 (angka sementara). Dengan capaian 4,73 persen pada 2025, perekonomian Kapuas dinilai tetap mampu menjaga stabilitas dan ketahanan di tengah berbagai tantangan, sekaligus membuka peluang penguatan sektor unggulan pada tahun-tahun mendatang. (SABRIANOOR/j)