PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi mengatakan, perlu sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam mengatasi meningkatnya volume sampah di wilayah kota ini. Hal ini disampaikannya dalam rapat evaluasi program pengelolaan sampah yang digelar beberapa waktu lalu.

Menurut Hasan Busyairi, pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di Kota Palangka Raya berdampak langsung pada peningkatan jumlah sampah yang dihasilkan setiap hari. Kondisi ini jika tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan masyarakat, hingga penurunan kualitas estetika kota.

"Peningkatan volume sampah ini menjadi tantangan bersama yang harus kita tangani secara kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat," tegas Hasan, Sabtu, 28 Februari 2026. 

Ia menjelaskan bahwa peran pemerintah tidak hanya sebatas menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, tetapi juga dalam melakukan sosialisasi serta pembinaan kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

Hasan menambahkan bahwa langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain memperkuat program pengelolaan sampah dari sumber dengan mendorong pemilahan sampah di rumah tangga, meningkatkan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sesuai standar, serta mengembangkan program daur ulang yang melibatkan pelaku usaha dan masyarakat.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya adanya peran aktif dari berbagai komponen masyarakat, seperti lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta pelaku bisnis, dalam mendukung upaya pengelolaan sampah. 

"Kolaborasi yang erat diharapkan dapat menciptakan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang," harapnya. (MARINI/y)