BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya Arif M Norkim meminta agar pemerintah kota lebih memperhatikan lagi manajemen Puskesmas Jekan Raya, agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat setempat.
Hal ini disampaikannya, setelah pihak puskesmas mengakui bahwa permasalahan status lahan bukan satu-satunya kendala yang dihadapi fasilitas tersebut.
Menurut Arif, meskipun puskesmas terus berusaha menjalankan fungsinya dengan maksimal, keterbatasan yang ada membuat mereka sulit untuk menyamai kualitas layanan dari fasilitas kesehatan lain di Kota Palangka Raya.
Kondisi ini semakin membuat pihaknya khawatir akan terjadinya kesenjangan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Jekan Raya.
"Sangat disayangkan jika Puskesmas Jekan Raya terkesan menjadi 'anak tiri' dibandingkan dengan fasilitas kesehatan lainnya di kota ini," tegas Arif, Sabtu 28 Februari 2026.
Ia menekankan bahwa, setiap fasilitas kesehatan memiliki peran yang sama pentingnya dalam menjamin kesejahteraan masyarakat, sehingga perlu mendapatkan perhatian dan dukungan yang setara.
Arif menjelaskan bahwa dukungan yang dibutuhkan tidak hanya sebatas penyelesaian masalah status lahan, tetapi juga mencakup aspek lain seperti penambahan tenaga kesehatan profesional, pembaruan peralatan medis, serta peningkatan kualitas infrastruktur fisik fasilitas.
"Semua hal ini menjadi kunci untuk meningkatkan kapasitas puskesmas dalam melayani masyarakat," bebernya.
Selain itu, Arif juga mengingatkan agar pemerintah kota dan instansi terkait dapat melakukan evaluasi secara berkala terhadap distribusi sumber daya pada seluruh fasilitas kesehatan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun puskesmas yang terpinggirkan atau mendapatkan perlakuan tidak adil dalam pembagian bantuan dan dukungan.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal dan mendorong terwujudnya kesetaraan dalam pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Kota Palangka Raya. Arif berharap bahwa dengan perhatian yang cukup, Puskesmas Jekan Raya akan dapat berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (MARINI/H)









