BORNEONEWS, Palangka Raya - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Lamandau membentuk Front Siswa Marhaenis GMNI (FSM–GMNI) sebagai wadah pelajar untuk belajar kepemimpinan dan kesadaran sosial sejak dini.
Pembentukan badan semi otonom tersebut dinilai sebagai strategi organisasi dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki arah perjuangan jelas serta kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
Ketua DPC GMNI Lamandau, Debby Pramana Putra menuturkan bahwa pelajar merupakan bagian penting dalam proses pembangunan bangsa, sehingga perlu ruang yang tepat untuk bertumbuh.
Ia menegaskan bahwa organisasi pelajar tidak boleh hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan pemikiran kritis.
“Kita tidak boleh membiarkan generasi Lamandau tumbuh tanpa arah nasionalisme dan keberpihakan sosial yang jelas,” kata Debby dalam rilisnya pada Minggu, 1 Maret 2026.
Melalui FSM–GMNI, GMNI Lamandau berharap lahir generasi pelajar yang berani berpikir, memiliki kepedulian sosial, serta siap melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan. (TESTI PRISCILLA/j)









