BORNEONEWS, Sampit - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memperluas saluran pembayaran pajak bagi masyarakat melalui marketplace atau pasar digital.
“Sekarang pembayaran pajak bisa melalui marketplace seperti Tokopedia dan bisa menggunakan fitur paylater juga, jadi bisa dicicil. Lewat Indomaret juga sudah bisa,” kata Kepala Bapenda Kotim, Ramadansyah di Sampit, Minggu, 1 Maret 2026.
Ramadansyah mengungkapkan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PT Mitracomm sebagai agregator untuk memperluas saluran pembayaran. Saat ini, layanan tersebut sudah resmi mengudara di platform Tokopedia sejak HUT Kotim pada 7 Januari.
Integrasi dengan marketplace besar seperti Tokopedia memungkinkan wajib pajak menggunakan berbagai metode pembayaran yang fleksibel, termasuk fitur kredit atau paylater yang dikelola platform tersebut.
Paylater adalah layanan keuangan digital yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran tanpa kartu kredit dan melunasinya pada jangka waktu tertentu.
Sistem ini umumnya terintegrasi di marketplace, aplikasi transportasi atau dompet digital, dengan pilihan pembayaran di akhir bulan atau cicilan.
“Dengan paylater ini istilahnya kamu bayar pajak lewat aku, nanti aku bayarin tapi kamu bisa mencicil dengan aku, jadi bisa lebih mudah,” jelasnya.
Selain Tokopedia, masyarakat juga sudah bisa melakukan pembayaran melalui gerai ritel, seperti Indomaret. Bapenda Kotim terus menyempurnakan integrasi dengan marketplace lain seperti Shopee.
Proses ini dilakukan secara bertahap oleh tim teknis untuk menghindari kendala sinkronisasi data keuangan yang sensitif. Dengan lebih banyak pilihan, maka warga tidak perlu lagi terpaku pada satu aplikasi khusus untuk membayar kewajiban mereka kepada daerah.
“Memang belum semua marketplace bisa, karena yang lain masih proses. Tektokannya satu per satu diselesaikan oleh tim teknis kami,” ujarnya.
Ramadansyah melanjutkan, penerapan sistem ini merupakan bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Target kami adalah kemudahan. Kadang orang sulit bayar karena tidak semua paham aplikasi khusus seperti Smarttax. Kalau lewat marketplace atau Dana, anak muda sekarang pasti sudah sangat familiar,” tambahnya.









