BORNEONEWS, Sampit - Legislator Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Marudin, mengatakan pihaknya menjaring hingga 30 usulan peningkatan jalan yang merupakan aspirasi warga di Kecamatan Baamang dan Seranau.
“Hasil kunjungan kerja reses kami menunjukkan peningkatan jalan, pengaspalan hingga semenisasi gang-gang permukiman masih menjadi kebutuhan mendasar yang sangat diharapkan masyarakat,” kata Juru Bicara Reses Dapil II DPRD Kotim Marudin di Sampit, Minggu, 1 Maret 2026.
Aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) II DPRD Kotimdidominasi oleh usulan infrastruktur, khususnya peningkatan jalan sekitar 30 usulan dari total 87 usulan.
Marudin menyampaikan daftar aspirasi masyarakat yang cukup panjang dari wilayah Dapil II yang meliputi Kecamatan Baamang dan Seranau bahkan ada beberapa usulan dari kecamatan tetangga yang masih berkaitan dengan Dapil II.
Kecamatan Baamang yang berada di dalam kota memiliki permasalahan cukup kompleks dengan banyaknya usulan yang disampaikan.
Tercatat puluhan titik usulan jalan, mulai dari Jalan Tidar Raya, Metropolitan Ceria, hingga belasan ruas jalan di Komplek Wengga Metropolitan yang memerlukan peningkatan serta pengaspalan lanjutan.
“Khususnya di Kelurahan Baamang Hulu, aspirasi terfokus pada pembangunan siring timbun, penggantian box culvert, serta normalisasi parit,” lanjutnya.
Kemudian Kecamatan Seranau, masyarakat mengharapkan kelanjutan peningkatan jalan poros Tjilik Riwut menuju Desa Terantang. Pembangunan infrastruktur di wilayah seberang ini dianggap krusial untuk membuka aksesibilitas warga.
Di Desa Terantang Hilir dan Desa Batuah, usulan didominasi oleh peningkatan jalan usaha tani, siring timbun, dan penerangan jalan umum (PJU) serta lainnya.









