BORNEONEWS, Palangka Raya - Presiden RI Joko Widodo memilih jalan-jalan ke mal atau pusat perbelanjaan di waktu senggang selepas kunjungannya di Kalimantan Tengah. 

Ia tidak memilih pasar atau toko kelontong seperti biasanya ia suka. Pilihannya jatuh ke Metoz, di bilangan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya. Selasa (20/12/2016) malam. Ia ditemani anaknya, Kaesang Pangarep, yang sejak pagi ikut dalam rombongan satu pesawat kepresidenan.

Mungkin ia ingin menghirup udara segar Palangka Raya beserta hiruk pikuk "Kota Cantik" ini di malam hari, setelah petang tadi baru tiba dari kunjungannya ke Kabupaten Pulang Pisau untuk meletakkan batu pertama industri hilir dari hutan tanaman rakyat (HTR) dan meninjau PLTU di Buntoi, Pulang Pisau.

Sekitar pukul 20.00 WIB mantan Walikota Solo itu meninggalkan Swissbell Hotel Danum, tempatnya menginap. Jokowi masuk dan melihat koleksi mal terbeaar di Palangka Raya itu dan sempat memilih baju. Jokowi kemudian memilih belanja makanan ringan produksi lokal Kalimantan Tengah yaitu amplang.

"Saya hanya ingin mengamati, sejauh mana pergerakan kondisi ekonomi di Kalteng ini. Makanya saya coba jalan ke sini. Tahun lalu kan saya ke sini tapi waktu itu harga karet  turun, batu bara turun, sawit pun juga. Nah saya coba perhatikan sekarang, ada perkembangan nggak," ujar Jokowi menjelaskan alasan kedatangannya ke mal.

Sebab, menurut Jokowi, saat ini harga komoditas yang ia sebutkan tadi sudah merangkak naik. Dulu ia ingat harga batubara masih 50 kini sudah diangka 100 lebih, begitupun Sawit yang menurutnya tidak lagi Rp500/gg seperti dulu tapi melonjak diatas Rp1.000/kg. Begitupun harga komoditas karet yang dulu hanya berkisar Rp6 ribu.

Jokowi setelah melihat-lihat tolok ukur perekonomian tersebut, ia membawa pulang beberapa bungkus amplang. "Ini tadi saya beli amplang, ada juga amplang Tenggiri. Ini kan khas produksi sini. Saya lihat kemasannya sudah bagus," simpulnya.

Jokowi dan rombongan pun meninggalkan Metoz beberapa menit sebelum jam tutup mal tersebut sekitar pukul 22.00 WIB. Rencana kunjungan ke pameran HKSN batal dilakukan. Begitupun rencana menengok RSUD Doris Sylvanus yang memang dijadwalkan malam hari.

Berbeda dengan Jokowi yang dikerumuni wartawan saat selesai jalan-jalan ke mal tersebut, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran malah dikerubuti warga Kalteng yang ingin merapat ke gubernur muda ini, terutama dari kalangan gadis. Maklum, status gubernur saat ini memang masih single. Mereka minta foto bersama, bahkan ada yang mengajak selfie bersama. (ROZIKIN/m)