BORNEONEWS, Sampit - Rumah seorang warga, Bayah, yang tinggal di Jalan Iskandar, Gang Sepakat, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawatingin Timur (Kotim) dibobol oleh maling saat ditinggal salat tarawih.
Peristiwa itu pertama kali diketahui saat pemilik rumah pulang setelah melaksanakan ibadah terawih, dan mendapati kondisi pintu kamar dalam keadaan terbuka. Saat diperiksa, ternyata kamar korban sudah berantakan diduga diacak-acak oleh pelaku.
Pelaku memasuki rumah korban dengan cara membobol jendela kamar pada saat rumah dalam keadaan kosong. Kemudian, pelaku dengan leluasa mengobrak-abrik rumah korban.
Akibatnya, korban mengalami kerugian uang senilai Rp. 8.500.000,- hasil dagangan kue yang ia kumpulkan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolsek Ketapang AKP Anis mengatakan telah menerima laporan pencurian tersebut. Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan.
"Laporan sudah kita terima dan masih dalam lidik," kata AKP Anis Kapolsek Ketapang, Minggu, 1 Maret 2026.
Peristiwa mendapat perhatian dari masyarakat yang kian khawatir dengan makin maraknya aksi pencurian di Kota Sampit. Masyarakat berharap aparat dapat bertindak tegas dan pelaku-pelaku pencurian segera terungkap. (BUDDI RAHMAT H/j)









