SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur laut di Sampit mulai mengalami lonjakan. Sejumlah jadwal keberangkatan kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dari Pelabuhan Sampit tercatat hampir penuh, bahkan sebagian besar tiket tersisa hanya kategori non seat.

Kepala Pelni Cabang Sampit Siti Nafillah menyampaikan, peningkatan penumpang terlihat pada keberangkatan tujuan Semarang dengan kapal KM Leuser tanggal 14 Maret 2026 serta KM Lawit tanggal 16 Maret 2026.

"Jumlah penumpang saat ini sudah di atas 1.300 orang. Posisi yang tersedia rata-rata tinggal non seat, kemungkinan sisa sekitar 100 penumpang lagi karena kapasitas kapal tidak boleh melebihi batas," ujarnya, Senin, 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, kapasitas normal tanpa dispensasi maksimal 900 penumpang. Namun dengan dispensasi, daya angkut bisa mencapai 1.400 penumpang.

Lonjakan pembelian tiket tersebut mulai terjadi sejak 20 Februari 2026. Untuk mengantisipasi penumpukan, penjualan melalui travel dan jalur umum dibatasi, sementara penjualan difokuskan di loket cabang resmi.

"Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ada beberapa penumpang yang tidak ingin mengambil non seat, sehingga kami sarankan menunggu jadwal KM Kelimutu," katanya.

Selama masa posko arus mudik, Pelni Cabang Sampit dijadwalkan menerima lima call kapal. Selain KM Lawit dan KM Leuser yang sudah terjadwal, KM Kelimutu juga direncanakan masuk, namun masih menunggu proses docking dan jadwal final dari kantor pusat. KM Kelimutu direncanakan berangkat 12 Maret tujuan Surabaya dan 18 Maret, namun jadwal tersebut masih bersifat estimasi.

Ia menambahkan, program stimulus ekonomi berupa diskon tiket 30 persen masih tersedia, tetapi kuotanya terbatas. Penjualan program ini sudah dibuka sejak 20 Februari untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.

Untuk menghindari antrean di loket, calon penumpang disarankan membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile.

Pelni memprediksi kenaikan jumlah penumpang sekitar 5 persen dibanding tahun sebelumnya. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 16 Maret 2026, bertepatan dengan keberangkatan KM Lawit tujuan Semarang.

Adapun masa posko arus mudik dibuka oleh Kementerian Perhubungan berlangsung 13–30 Maret 2026, sementara posko internal Pelni dimulai 6 Maret hingga 6 April 2026. (DEWI PATMALASARI/y)