PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pembentukan Front Siswa Marhaenis GMNI atau FSM–GMNI oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau menjadi langkah organisasi dalam menyiapkan generasi pemimpin sejak bangku sekolah.

Organisasi pelajar ini dirancang sebagai bagian dari sistem kaderisasi berjenjang yang terintegrasi, mulai dari tingkat sekolah hingga ke perguruan tinggi.

Ketua DPC GMNI Lamandau, Debby Pramana Putra menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan secara ideologis, intelektual, dan moral agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Pembentukan FSM bukan sekadar keputusan organisatoris, melainkan investasi ideologis jangka panjang untuk memastikan Lamandau memiliki generasi pemimpin yang matang secara intelektual dan kokoh secara moral,” kata Debby pada Senin, 2 Maret 2026.

Ia berharap kehadiran FSM–GMNI dapat memperkuat konsolidasi pelajar lintas sekolah sekaligus menanamkan nilai perjuangan yang berpihak pada rakyat. (TESTI PRISCILLA/y)