PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Junaidi, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas dan peninjauan jembatan timbang di perbatasan Kalteng-Kalsel.

Kegiatan ini menjadi langkah krusial dalam memastikan kesiapan infrastruktur dan keamanan menjelang arus mudik Lebaran 2026 Idulfitri 1447 H.

Dalam kunjungan pertama ke Dishub Kapuas, Junaidi menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas instansi.

Kabupaten Kapuas merupakan pintu gerbang utama jalur darat yang menghubungkan Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Selatan, sehingga volume kendaraan pada masa mudik diprediksi akan meningkat secara signifikan.

Fokus utama yang disampaikan adalah tiga hal utama, yaitu penyediaan posko terpadu, pemeriksaan kelaikan kendaraan, dan kesiapan personel.

"Untuk posko terpadu, perlu dipastikan bahwa titik-titik posko keamanan dan pelayanan kesehatan sudah terpetakan dengan jelas," ujarnya, Senin, 2 Maret 2026.

Selain itu, pemeriksaan kelaikan kendaraan (ram check) harus dilakukan secara menyeluruh agar armada bus dan angkutan umum berada dalam kondisi prima guna meminimalisir risiko kecelakaan.

Kesiapan personel juga menjadi perhatian utama untuk memastikan petugas lapangan siap berjaga selama masa angkutan Lebaran.

Kegiatan selanjutnya adalah peninjauan jembatan timbang yang terletak di perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Junaidi menyatakan bahwa fungsi jembatan timbang selama arus mudik sangat vital, bukan hanya untuk mendukung kelancaran distribusi logistik, tetapi juga sebagai bagian penting dalam menjaga keselamatan lalu lintas jalan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengendalian truk ODOL (Over Dimension Over Loading). Kendaraan besar harus dipastikan tidak melebihi kapasitas yang ditentukan agar tidak merusak infrastruktur jalan utama yang menjadi jalur mudik masyarakat.

Pengawasan terhadap kendaraan berukuran dan bobot berlebih diharapkan dapat menjaga kelangsungan fungsi jalan raya selama dan setelah masa mudik.

Tidak hanya kepada instansi terkait, Junaidi juga mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.

"Mengingat cuaca di awal tahun 2026 yang masih fluktuatif, ia menyarankan agar kondisi ban, rem, dan lampu kendaraan wajib diperiksa secara menyeluruh sebelum menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman," pungkasnya. (PATHUR/y)