SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Penuntasan persoalan Pasar Mangkikit menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muslih di awal masa jabatannya.

Muslih mengungkapkan, pada hari pertama menjalankan tugas sebagai Plt Kepala DKUPP Kotim, dirinya memilih untuk terlebih dahulu menggali informasi terkait berbagai permasalahan dan program yang sedang berjalan di dinas tersebut.

"Awal menjabat ini kami ingin tahu dulu masukan-masukan berkaitan dengan permasalahan dan program-program apa yang sedang berjalan di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan ini. Kami mencoba menggali dulu informasi, setelah itu minggu depan mulai berjalan," kata Muslih, Senin, 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dirinya saat ini memiliki jabatan definitif sebagai staf ahli lebih banyak mewakili bupati dalam memberikan masukan strategis. Namun kini dengan amanah tambahan sebagai Plt Kepala DKUPP, ia akan lebih fokus pada persoalan teknis di lapangan yang dinilai cukup mendesak.

Muslih menyebut, salah satu persoalan yang langsung menjadi perhatian adalah Pasar Mangkikit. Ia mengaku telah berbincang dengan mantan Kepala DKUPP, Johny Tangkere, terkait progres penyelesaian pasar tersebut.

"Tadi pagi saya berbincang dengan Pak Johny bagaimana penyelesaian masalah Pasar Mangkikit. Menurut beliau sudah ada progres, tinggal saya update dan tindak lanjuti. Mudah-mudahan satu sampai dua bulan ke depan ada perkembangan lagi," tambahnya.

Ia menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Sekretaris Dinas dan para Kepala Bidang (Kabid) guna mempercepat langkah penyelesaian permasalahan yang ada di DKUPP Kotim, termasuk Pasar Mangkikit yang menjadi perhatian publik.

Di sisi lain, ia mengaku terkejut atas penunjukannya sebagai Plt Kepala DKUPP Kotim. Ia menyebut pengalaman strukturalnya lebih banyak di tingkat kecamatan, mulai dari Kepala Seksi, Camat, hingga mengikuti lelang jabatan dan dipercaya menjadi staf ahli bupati.

"Saya hadir di sini dengan posisi yang tidak memiliki pengalaman langsung di bidang ini. Pengalaman saya sebelumnya lebih banyak di kecamatan," ujarnya.

Meski demikian, ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan maksimal serta membangun koordinasi yang di internal dinas.

Muslih juga menyampaikan apresiasi kepada Johny Tangkere yang telah memasuki masa purna tugas.

"Selamat memasuki purna tugas, semoga beliau diberikan kesehatan dan terus bisa berkontribusi untuk Kotim," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)