BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mungkin Anda belum pernah tahu bahwa kandungan di dalam minyak sawit dapat digunakan sebagai masker wajah. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai manfaat buah sawit untuk perlindungan kulit wajah, Anda bisa menyimak paparan para peneliti asal Malaysia ini.

Tim peneliti dari Lembaga Minyak Sawit Malaysia (MPOB) belum lama ini mengembangkan sebuah formulasi masker wajah berupa gel dengan memasukkan palm mixed tocotrienol complex (EVNol), sebuah senyawa kaya vitamin E performa tinggi dari buah sawit.  

Menurut para ilmuwan tersebut, seperti dilansir Palmoilhealth.org, ketika masker itu dipakai, gel akan menghidrasi dan mengunci kelembaban di kulit. Pada saat yang sama, lapisan gel ini dapat menyalurkan senyawa tocotrienol ke dalam lapisan kulit.

Untuk menguji efektivitas masker gel ini, tim peneliti MPOB pertama menguji gel yang telah mengandung EVNol dengan pengujian efek iritasi kulit in-vitro (pengujian dengan mikroorganisme, sel, atau molekul biologis di luar konteks biologis normal mereka). Kemudian dilanjutkan dengan pengujian in-vivo (pengujian pada hewan atau manusia) terhadap 20 relawan. Hasilnya, baik pengujian in-vivo maupun in-vitro menunjukkan bahwa gel mengandung EVNol tidak menyebabkan iritasi pada kulit manusia.

Langkah berikutnya, tim peneliti akan melakukan studi terhadap efek kelembaban (moisturizing) masker gel yang mengandung EVNol, dengan membandingkannya dengan plasebo (pengobatan tanpa bahan kimia) dan dengan masker yang dijual bebas yang diaplikasikan pada area kulit yang tidak terkena masker pada 20 relawan. 

Masker dipakai selama 30 menit dan kemudian dilepas. Tingkat hidrasi kulit kemudian diukur pada interval berbeda-beda hingga 180 menit. Pada menit ke 180, masker gel dilepas, perbedaan signifikan kemudian diobservasi pada tingkat hidrasi kulit untuk sampel kulit yang diuji.

Disebutkan bahwa masker gel yang mengandung EVNol menunjukkan manfaat hidrasi paling signifikan dengan menjaga kelembaban kulit sekitar 50 persen dibandingkan dengan area kulit yang tak terkena masker. Dan yang tak kalah penting, masker gel tanpa EVNol (plasebo) menunjukkan penurunan kelembaban kulit signifikan selama 30 menit setelah masker dilepas.

Tim peneliti menyimpulkan bahwa masker gel yang diformulasikan dengan (EVNol) tidak menyebabkan iritasi pada kulit, mampu menjaga tingkat kelembaban kulit dan membuat kulit kaya dengan antioksidan. (NEDELYA RAMADHANI/m)

Foto: palmoilhealth.org