BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Mandiri Lestari atau SML memanfaatkan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional untuk mengevaluasi kesiapan sistem tanggap darurat melalui lomba simulasi pemadaman kebakaran.
"Kegiatan yang digelar di area operasional perusahaan itu menekankan berbagai aspek penting dalam penanganan kebakaran, mulai dari kecepatan respons hingga koordinasi antaranggota tim," kata Manager Sustainability PT Sawit Mandiri Lestari, Joko Triyanto kepada Borneonews pada Senin, 2 Maret 2026.
Penilaian tidak hanya melihat siapa yang paling cepat memadamkan api, tetapi juga ketepatan penggunaan alat pemadam serta efektivitas komunikasi di lapangan.
"Selain itu, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian lomba," jelasnya.
Joko Triyanto, mengatakan evaluasi semacam ini penting untuk memastikan sistem yang dimiliki perusahaan benar-benar berjalan efektif.
"Latihan yang dilakukan secara berkala dapat membantu perusahaan mengidentifikasi potensi kekurangan sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi kondisi darurat," terangnya. (TESTI PRISCILLA/j)









