PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan kinerja belanja APBN tahun 2026 untuk provinsi setempat per 31 Januari pada Belanja Infrastruktur mencapai hingga Rp37,76 miliar.

"Belanja infrastruktur ini mencapai Rp37,76 miliar atau 2,48 persen dari pagu," kata Kepala Kanwil DJPb Kalteng Herry Hernawan di Palangka Raya, Senin, 2 Maret 2026.

Dia menjelaskan belanja tersebut sebagian besar untuk preservasi dan peningkatan jalan serta jembatan yang mencapai sebesar Rp37,42 miliar. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memiliki pagu sebesar Rp1,9 triliun pada Belanja APBN 2026.

Selanjutnya Belanja APBN Kalimantan Tengah adalah berupa Belanja Pendidikan sebesar Rp1,09 miliar atau 0,13 persen dari pagu.

Belanja ini sebagian besar untuk Program Sekolah Rakyat mencapai Rp292,66 juta dan peningkatan sarana prasarana serta mutu pendidikan pada sekolah dan perguruan tinggi keagamaan sebesar Rp800,06 juta.

Kemudian Belanja Kesehatan Rp86,50 juta atau 0,70 persen dari pagu yang sebagian besar untuk pengawasan obat dan makanan di Kalimantan Tengah.

Sedangkan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Tengah berdasarkan data per 31 Januari 2026 adalah sebanyak 67 SPPG aktif telah menyerap tenaga kerja sebanyak 2.554 petugas.

Kemudian mampu menggerakkan 406 supplier yang telah melayani 186.711 penerima manfaat pada kelompok yang terdiri dari balita, bumil/busui, siswa dari PAUD hingga SMA serta santri, SLB dan PKBM.

Secara keseluruhan kinerja Belanja APBN Kalimantan Tengah per 31 Januari 2026 mencapai Rp2,2 triliun lebih atau 10,02 persen dari pagu terkontraksi Rp277,09 miliar atau -11,10 persen tahun ke tahun atau year-on-year (yoy) meliputi Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dengan pagu mencapai Rp7 triliun telah terealisasi Rp277,76 miliar atau 2,55 persen dari pagu), tumbuh sebesar 51,69 persen (yoy) yang didorong tingginya realisasi Belanja Modal.