BORNEONEWS, Sukamara – Jumlah pemudik yang menggunakan jalur transportasi air mengalami lonjakan saat memasuki libur sekolah, Natal dan Tahun Baru. Pemudik yang menggunakan angkutan speed boat rata-rata adalah warga Kecamatan Manis Mata, Kalimantan Barat, yang bekerja dan sekolah di Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah.
Ardi, seorang motoris speed boat mengatakan, saat ini jumlah penumpang memang mengalami peningkatkan, meskipun tidak begitu banyak atau setidaknya lebih dari jumlah penumpang hari-hari biasa.
“Mungkin penumpang akan semakin bertambah jika hari libur sudah mulai berjalan,” kata Ardi.
Menurut dia, banyaknya warga yang memilih jalur sungai karena jalan penghubung Kecamatan Manis Mata ke Kabupaten Sukamara rusak parah sehingga membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintasi jalur tersebut.
“Itu sebabnya mereka lebih memilih speed boat, karena jarak tempuh tidak memakan waktu lama.” Ujarnya.
Meningkatnya jumlah penumpang tersebut tentunya membawa angin segar bagi motoris speed boat yang selama ini mengeluhkan sepinya penumpang. Bahkan beberapa motoris harus banting stir beralih profesi karena kesulitan mencari penumpang.
“Sebelumnya memang sulit, itu disebabkan banyaknya jalur transportasi darat yang sudah terbuka dan bisa dilalui kendaraan. Sehingga masyarakat lebih memilih jalur darat dengan alasan lebih murah,” tutur Ardi. (NURHASANAH/m)








