SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Rimbun mendesak aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan dugaan penyerobotan lahan milik Koperasi Produksi Hidup Lestari yang telah dilayangkan ke Polres Kotim.

"Pendek saja, koperasi ini telah dirugikan. Karena sudah dilaporkan ke penegak hukum di Polres Kotim, saya minta polisi segera menentukan langkah hukum. Pelanggaran ini sudah masuk ke ranah pidana," kata Rimbun, Senin, 2 Maret 2026.

Menurutnya persoalan tersebut telah menimbulkan kerugian bagi pihak koperasi dan indikasinya sudah mengarah pada tindak pidana. Karena itu ia menilai perlu ada langkah tegas dan terukur dari aparat penegak hukum untuk memberikan kepastian hukum.

Rimbun menekankan pentingnya proses hukum berjalan secara profesional agar masyarakat melihat bahwa negara hadir dalam melindungi hak-hak warga.

"Segera ditindak supaya menjadi bukti bahwa negara hadir untuk mengamankan warga masyarakat yang punya hak," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar konflik lahan tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu dengan membawa-bawa identitas suku atau atribut budaya demi kepentingan pribadi.

"Hari ini kami tekankan tidak ada lagi oknum yang menyerobot hak orang dengan mengatasnamakan Dayak atau atribut Dayak," tambahnya.

Ia menegaskan aparat kepolisian harus bekerja secara profesional tanpa terpengaruh latar belakang kelompok tertentu yang terlibat dalam perkara tersebut.

"Saya menegaskan kepada pihak penegak hukum yaitu Polres untuk menjalankan fungsi dan tugasnya secara profesional. Kalau mereka salah, ya sudah, jangan memikir Dayaknya. Jalankan saja tugas sesuai aturan yang berlaku di Republik Indonesia," bebernya.

Rimbun juga mengimbau masyarakat agar tidak merasa terintimidasi atau takut terhadap ancaman dari pihak manapun terkait persoalan tersebut. Ia memastikan lembaga legislatif akan berdiri untuk menjaga ketertiban dan keamanan daerah.

"Kepada masyarakat jangan takut kalau ada aliansi yang menteror. Kami akan melindungi. Kami ingin di Kotawaringin Timur atau Bumi Habaring Hurung tetap kondusif dan masyarakat hidup damai dan tentram," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)