BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ujian Online Tes Intelegensia Umum sebagai tahapan lanjutan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026, diikuti 132 pelajar SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), bertempat di Aula Sangga Banua Kantor Bupati Kobar, Selasa, 3 Maret 2026.
Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kobar, Alfahusain mengatakan, peserta yang mengikuti tes hari ini merupakan mereka yang dinyatakan lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sehari sebelumnya.
“Dari 162 peserta yang lulus seleksi administrasi dan mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan pada Senin, 2 Maret 2026, sebanyak 132 peserta dinyatakan lulus berdasarkan sistem dari BPIP pusat dan hari ini berhak mengikuti Tes Intelegensia Umum,” jelas Alfahusain.
Alfahusain menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah lolos hingga tahapan ini. Menurutnya, proses seleksi dilakukan secara berjenjang dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah lolos administrasi dan Tes Wawasan Kebangsaan. Ikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, persiapkan mental, fisik, dan kesehatan dengan baik,” jelas Alfahusain.
Alfahusain mengatakan, pelaksanaan seleksi Paskibraka tahun 2026 ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka serta Surat Edaran Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pembentukan Paskibraka Tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi Tahun 2026.
“Seleksi ini bukan hanya mencari yang cerdas secara akademik, tetapi juga yang memiliki karakter Pancasila, jiwa kepemimpinan, dan semangat persatuan. Mereka inilah yang nantinya menjadi ujung tombak persatuan bangsa,” jelas Alfahusain.
Alfahusain menjelaskan, seleksi Paskibraka ini berlangsung sejak 2 hingga 6 April 2026, meliputi seleksi administrasi yang telah selesai, Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, seleksi kesehatan, parade dan peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, seleksi kepribadian hingga penetapan hasil akhir.
“Prosesnya ketat dan transparan. Tujuan akhirnya adalah memilih putra-putri terbaik Kobar untuk menjalankan tugas pengibaran bendera, baik di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan hingga nasional,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/y)









