BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah (BPJN) memastikan akan melakukan pelebaran dua ruas jalan nasional di Kabupaten Barito Timur pada 2027.
Kepala Dinas PUPR Perkim Barito Timur, Yumail J Paladuk, mengatakan dua ruas yang disetujui BPJN untuk ditingkatkan adalah Tamiang Layang–Ampah dan Ampah–Bambulung. Usulan tersebut merupakan bagian dari beberapa ruas yang sebelumnya diajukan pemerintah daerah kepada pihak balai.
“Yang kita usulkan untuk peningkatan yaitu ruas jalan Tamiang Layang-Pasar Panas, Tamiang Layang-Ampah, Ampah-Bambulung, tapi yang disetujui ada dua ruas yaitu Tamiang Layang-Ampah dan Ampah-Bambulung,” jelas Yumail, Selasa, 3 Maret 2026.
Ia menambahkan, pelebaran jalan akan dilakukan dengan pengecoran selebar satu meter di sisi kiri dan kanan badan jalan. Dengan demikian, lebar jalan nasional yang saat ini sekitar 5 meter akan bertambah menjadi 7 meter setelah peningkatan rampung.
“Kalau saat ini kan lebar jalan nasional 5 meter jadi nanti kalau sudah ditingkatkan menjadi 7 meter,” ujarnya.
Selain rencana peningkatan pada 2027, Pemerintah Pusat melalui BPJN juga tengah melaksanakan perbaikan sejumlah ruas jalan nasional di Barito Timur menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Anggaran lebih dari Rp23 miliar telah dilelang dan kini memasuki tahap pengerjaan.
“Menjelang Idulfitri untuk jalan nasional sudah mulai dikerjakan, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah, itu ada anggaran Rp23 miliar lebih sudah dilelang dan dikerjakan,” ungkap Yumail.
Perbaikan tersebut difokuskan pada tiga ruas strategis yakni Tamiang Layang–Ampah, Ampah–Bambulung dan Ampah–Patas. Penanganan dilakukan dengan menutup seluruh lubang dan memperbaiki titik-titik kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Untuk Tamiang Layang-Ampah semua lubang-lubang akan ditutup sebelum hari raya Idulfitri,” tegasnya.
Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan rampung sehari sebelum Idulfitri agar arus mudik dan arus balik berjalan lancar. Dengan kombinasi perbaikan jangka pendek dan rencana pelebaran pada 2027, pemerintah berharap konektivitas dan keselamatan pengguna jalan di Barito Timur semakin meningkat. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









