SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mentaya Hilir Utara menyelenggarakan program The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat) belum lama ini. Program tersebut melibatkan ratusan pelajar dan merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah.

Kepala KUA Mentaya Hilir Utara, Ahmad Mulyadi, menegaskan bahwa program ini bertujuan mentransformasi peran KUA yang tidak hanya sebatas layanan administratif pernikahan, tetapi juga memperkuat edukasi keluarga dan pembinaan generasi muda.

“KUA tidak hanya hadir saat masyarakat akan menikah, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi sejak dini kepada generasi muda seperti yang kami laksanakan di SMAN 1 Mentaya Hilir Utara pada Senin kemarin, " katanya, Selasa, 3 Maret 2026.

Lebih lanjut ia mengungkapkan para peserta didik diberi pemahan tentang remaja sehat, pencegahan nikah dini, dan pembinaan keluarga sakinah. Kegiatan yang dilakukan tersebut berkaitan dengan program The Most KUA yang dirancang dengan tujuan strategis antara lain memperkuat fungsi bimbingan perkawinan dan keluarga, meningkatkan kesiapan relasi keluarga sesuai kelompok sasaran.

"Kami memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana pembinaan kontekstual, serta memastikan pembinaan berjalan secara sistematis," imbuhnya. 

Pihak sekolah menyambut hangat kegiatan tersebut. Guru SMAN 1 Mentaya Hilir Utara, Karli mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh KUA setempat akan menjadi bekal anak-anak di masa depan. 

Ia , mengakui bahwa kegiatan tersebut memberinya wawasan baru mengenai kesehatan remaja dan kesiapan untuk masa depan.

"Karena wawasan yang diberikan kepada siswa kami seperti pencegahan nikah dini sangat relevan bagi pelajar dalam membantu mereka memprioritaskan pendidikan dan masa depan," ucapnya. 

Program tersebut  menegaskan komitmen KUA Mentaya Hilir Utara dalam menghadirkan layanan pembinaan keluarga yang adaptif dan proaktif. Pendekatan edukatif kepada pelajar diharapkan dapat menghasilkan generasi yang matang secara emosional dan spiritual serta menjadi fondasiterwujudnya keluarga sakinah di masa mendatang. (DEVIANA/H)