SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Program TMMD Reguler ke-127 yang dilaksanakan Kodim 1015/Sampit tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar kegiatan non-fisik melalui pembagian bantuan sembako untuk warga kurang mampu dan 100 paket penurunan stunting.

"Ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD Reguler ke-127 Kodim 1015 Sampit di 3 Desa Kecamatan Telaga Antang," kata Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, Selasa, 3 Maret 2026.

Bantuan sembako dan paket penurunan stunting disalurkan kepada masyarakat di Desa Bukit Indah, Desa Tribuana, dan Desa Batu Agung.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Desa Tribuana, bertepatan dengan kunjungan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD Reguler ke-127.

Ketua Tim Wasev TMMD Reguler ke-127 Brigjen TNI Totok Sulistyono menegaskan kunjungannya bertujuan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target.

Ia menyampaikan evaluasi dan masukan kepada Satgas TMMD agar semua kegiatan, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan tepat waktu.

"Hasil TMMD ini nanti diserahkan kembali kepada pemerintah daerah dan digunakan untuk untuk masyarakat agar dapat dirawat, dipergunakan secara baik," ujar Brigjen Totok.

Berbagai program yang dilaksanakan melalui TMMD diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan sosial seperti pembagian sembako dan paket penurunan stunting menjadi bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan warga.

Brigjen Totok juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

"Sejauh ini untuk kegiatan TMMD bisa berjalan dengan baik karena Komandan Kodim bisa memprediksi karena berkaitan dengan cuaca ini kadang-kadang hujan, kadang-kadang panas. Ini menjadi hambatan bagi pekerjaan lapangan sehingga harus diantisipasi agar semuanya bisa tercapai 100 persen sebelum penutupan TMMD," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)