BORNEONEWS, Sampit – Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Angga Aditya Nugraha meminta aparat kepolisian meningkatkan intensitas pengamanan menyusul maraknya aksi kriminal yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Ia menegaskan, aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab utama untuk memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas.
Menurut Angga, tren peningkatan kasus pencurian dan kejahatan lainnya telah memicu kekhawatiran di tengah warga. Jika tidak segera ditangani secara serius, situasi tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum dan stabilitas daerah.
Ia mendorong kepolisian agar memperkuat patroli, khususnya di lokasi-lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan. Selain itu, sistem pengamanan lingkungan juga perlu diperketat guna mencegah peluang terjadinya aksi kriminal.
"Pengamanan harus ditingkatkan, terutama di titik rawan. Masyarakat berhak merasa aman saat bekerja, berusaha, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari," ujarnya, Rabu, 4 Maret 2026.
Angga juga menekankan pentingnya langkah pencegahan yang konsisten, termasuk respons cepat terhadap laporan warga. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menekan angka kriminalitas.
Di sisi lain, ia mengingatkan warga untuk tidak lengah dan segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan. Keterlibatan aktif masyarakat disebut sebagai bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.
"Kita semua ingin Kotim tetap aman dan nyaman. Kerja sama semua pihak diperlukan, namun tanggung jawab utama tetap berada di pundak kepolisian," kata politisi muda partai PDI Perjuangan tersebut.
Pihaknya akan terus mengawasi perkembangan situasi keamanan serta siap memberikan dukungan kebijakan apabila dibutuhkan demi terciptanya ketertiban dan rasa aman bagi masyarakat. (DEWI PATMALASARI/y)









