BORNEONEWS, Muara Teweh - Polres Barito Utara melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka Operasi Lilin Telabang 2016, dengan instansi pemerintahan terkait, untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017, di Aula Polres Barut, di Muara Teweh, Rabu (21/12/2016). Pengamanan fokus di tempat-tempat ibadah, dan beberapa titik rawan Lapangan terbuka Tiara Batara  di Kabupaten Barut.

"Kepolisian siaga dan siap melakukan pengamanan di gereja-gereja dan beberapa lokasi rawan. Lapangan terbuka Tiara Batara juga jadi fokus pengamanan karena merupakan lokasi yang akan dijadikan tempat perayaan malam pergantian tahun oleh Pemkot Barut. Dua lokasi ini yang jadi fokus pengamanan, guna melayani masyarakat" kata Kapolres Barito Utara, AKBP Roy H M Sihombing.

Perwira yang berpangkat melati dua ini juga mengatakan, dalam perayaan natal dan tahun baru selalu dengan pesta minuman keras (miras). Karena miras yang menjadi faktor persoalan yang terjadi selama ini. Untuk itu, lanjut Roy, penanganan miras perlu dikontrol dan ditertibkan, sehingga dapat mengantisipasi terjadinya persoalan yang akan terjadi dimasyarakat guna menciptakan situasi kondusif.

Dia mengakui, sampai saat ini, penertiban miras masih terkendala dengan belum adanya peraturan daerah (perda) dan peraturan Bupati (perbub), akan tetapi masih banyak cara untuk menanggulangi masalah miras ini.

"Pesta miras sudah pasti terjadi saat menjelang tahun baru. Kita akan berusaha dengan melakukan patroli dan cipta kondisi agar dapat menciptakan kondisi aman dan kondusif bagi masyarakat," tegasnya.

Selain itu juga, senjata tajam masih menjadi salah satu faktor persoalan yang terjadi, untuk itu kami akan menertibkan senjata tajam yang dibawa oleh masyarakat pada tempat- tempat perayaan natal dan tahun baru sehingga dapat mencegah terjadinya kejadian yang berakibat luka dan kematian bagi masyarakat. (RAMADANI/N).