BORNEONEWS, Nanga Bulik - Jaringan listrik tertimpa pohon roboh, Kecamatan Sematu Jaya dan sekitarnya gelap gulita. Selama hampir 18 jam aliran listrik di Sematu Jaya dan sekitarnya padam total. Akibatnya, semua aktivitas warga yang menggunakan listrik lumpuh total. Bahkan, suasana Sematu Jaya pada Selasa (20/12/2016) malam, gelap gulita.

Manajer PLN Rayon Nanga Bulik, Aditya Yudanto, saat dikinfirmasi Rabu (21/12/2016), mengatakan padamnya aliran listrik di wilayah kecamatan Sematu Jaya dan sekitarnya, sejak Selasa petang hingga Rabu siang, disebabkan karena adanya pohon yang tumbang dan memutus jaringan yang berada di sekitar Simpang Sepaku, Desa Kujan.

"Aliran listriknya terpaksa kami padamkan karena ada jaringan di sekitar Simpang Sepaku tertimpa pohon yang roboh dan memutus jaringan," ungkapnya.

Adit begitu dia biasa disapa, juga menyebut sejak adanya pohon tumbang sekitar pukul 18.00 WIB, PLN secara langsung mendatangi lokasi dan segera melakukan pembersihan.

Namun karena kondisinya gelap gulita, sambung dia, perbersihan ranting pohon dan juga perbaikan jaringan baru dapat dilanjutkan keesokan harinya (Rabu pagi).

Dirinya selaku pimpinan PLN rayon Nanga Bulik juga menyampaikan permintaan maaf atas pemadaman yang dilakukan. Seraya bersyukur atas kejadian tersebut tidak menimbulkan adanya korban jiwa.

"Kami mohon maaf atas kejadian ini. Kami upayakan perbaikan bisa selesai secepatnya," ucapnya.

Terpisah, sejumlah masyarakat yang terdampak pemutusan jaringan listrik di tampak mengeluhkan pemadaman listrik oleh PLN yang berlangsung hampir selama 18 jam tersebut. Tak terkecuali diantaranya adalah Kepala Desa Wonorejo (SP 5) Zamroni.

Menurutnya, pemadaman yang cukup lama telah menyebabkan terhambatnya aktivitas warga khususnya para pelanggan PLN yang selama ini mengandalkan aliran listrik. Mulai untuk penunjang kebutiuhan rumah tangga di dapur hingga para pelaku usaha elektronik.

"Agar hal serupa tidak terjadi, kami harap agar PLN terus melakukan perawatan dan pemeliharaan jaringan dari dahan dan ranting pohon yang berpotensi dapat mengganngu, jangan hanya di perkotaan saja, tapi juga hingga ke desa-desa," harapnya.

Seperti diketahui, jaringan listrik untuk wilayah kecamatan Sematu Jaya dan sekitarnya sudah kembali nyala pada Rabu (21/12/2016) siang sekitar 11.30. Petugas PLN pun tampak langsung melakukan penyisiran dan pembersiahan ranting-ranting pohon di sejumlah daerah. (HENDI NURFALAH/N).