PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Lapak takjil boleh ramai, namun antrean paling konsisten justru terlihat di stan cek kesehatan gratis di Pasar Ramadan halaman Masjid Agung Ar-Raudha. Hingga hari ke-13 Ramadan, tercatat sebanyak 240 warga memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr Pande Putu Gina, mengungkapkan antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.

“Sampai hari ke-13 puasa, sesuai data yang tercatat ada 240 orang yang melakukan cek kesehatan gratis,” ujar Pande, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, kasus yang paling banyak ditemukan adalah hiperkolesterolemia dan trigliserida tinggi. Posisi berikutnya ditempati hipertensi atau tekanan darah tinggi.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut, jika ada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, kami sarankan untuk memeriksakan diri lebih lanjut ke Puskesmas terdekat, mengatur pola istirahat, serta rutin berolahraga,” tegasnya.

Menurut Pande, layanan cek kesehatan gratis ini bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap penyakit tidak menular yang kerap tidak disadari masyarakat.

“Ketika kita tahu memiliki penyakit, kita akan lebih peduli terhadap kondisi tubuh dan bisa segera menindaklanjuti, terutama jika mengarah pada penyakit serius,” jelasnya.

Ia menekankan, deteksi dini menjadi kunci penting dalam mencegah penyakit kronis berkembang lebih parah. Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri sejak awal dinilai sebagai langkah positif dalam menjaga kualitas kesehatan.

“Jangan tunggu sakit parah baru periksa. Deteksi dini adalah kunci agar penyakit kronis bisa dicegah dan dikendalikan,” pungkasnya. (RETHA/j)