SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menyiapkan 55 kapal dengan ketersediaan 751.000 tiket penumpang untuk layanan arus mudik lebaran/Idulfitri 2026/1447 Hijriah.

"Total ketersediaan tiket selama masa angkutan Lebaran 2026 mencapai 751.555 tiket, dengan total kapasitas seluruh kapal sebesar 56.069 seat yang sudah termasuk dispensasi kapasitas dari otoritas terkait. Kami memastikan kapal PELNI dapat mengangkut masyarakat untuk mudik aman berbagi harapan," kata Direktur Utama PELNI Tri Andayani, Kamis, 5 Maret 2026.

Pihaknya memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 yang dimulai pada 6 Maret hingga 6 April 2026, dengan proyeksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.

Perempuan yang akrab disapa Anda tersebut menyampaikan, proyeksi total penumpang Angkutan Lebaran tahun ini mencapai 641 ribu orang. Untuk mendukung lonjakan tersebut, pihaknya memastikan kesiapan 55 kapal yang terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.

Persiapan dilakukan dengan mengedepankan tiga pilar utama, yaitu safety first, zero accident dan service excellent. Selain itu, seluruh awak kapal telah memenuhi sejumlah persyaratan sertifikasi wajib sesuai regulasi internasional, sehingga kualifikasi awak kapal terjamin untuk menjaga keselamatan pelayaran.

"Kami telah melaksanakan ramp check menyeluruh bersama Kementerian Perhubungan RI pada seluruh kapal penumpang untuk memastikan kelaiklautan, memantau ketersediaan BBM, air tawar, perbekalan, serta fasilitas penumpang dan awak kapal," ujarnya.

Dirimya mengingatkan agar penumpang selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal, menjaga kebersihan dan mengikuti arahan awak kapal selama perjalanan. Calon penumpang juga diimbau untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui channel resmi agar terhindar dari antrean panjang di pelabuhan.

Pihaknya juga menggelar workshop keselamatan kapal untuk seluruh ABK, menyiapkan posko bersama dan monitoring BMKG, menyesuaikan rute serta jadwal pelayaran, serta menempatkan tambahan personil pengamanan internal dan eksternal baik di atas kapal maupun di pelabuhan.

Adapun tiket kapal PELNI dapat diperoleh di seluruh channel pembelian, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, my BCA, Sukha by Livin Mandiri, BNI agen46, agen BRI link BRImo, OVO, Dana, Telkomsel, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.

Untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay dan Fastpay. 

Sementara itu, pihaknya memproyeksikan 5 Pelabuhan keberangkatan terpadat yakni Pelabuhan Makassar, Balikpapan, Batam, Ambon, dan Bau-Bau. Kemudian 5 pelabuhan kedatangan terpadat yakni Pelabuhan Kumai, Makassar, Surabaya, Balikpapan, dan Ambon.

Sedangkan rute Batam-Belawan, Belawan-Batam, Balikpapan-Surabaya, Kumai-Semarang, dan Makassar -Surabaya diproyeksi menjadi ruas terpadat sepanjang arus mudik 2026. (DEWI PATMALASARI/y)