PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Palangka Raya resmi menjalin kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Kebijakan strategis ni ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Kantor PDPM, Gedung Research Center Lantai 7, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya.

"Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah melalui pendekatan akademis yang komprehensif," kata Kepala BKAD Kota Palangka Raya, Andri Permana, Kamis, 5 Maret 2026.

Dia menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan langkah konkret pemerintah kota dalam mewujudkan sistem penganggaran yang lebih presisi.

Menurutnya, melibatkan institusi pendidikan tinggi sekelas ITS akan memberikan sudut pandang teknis yang sangat dibutuhkan dalam menyusun instrumen keuangan daerah. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir deviasi dalam perencanaan anggaran tahunan.

"Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk menghadirkan standar biaya yang rasional, terukur, dan berbasis kajian akademik yang kuat. Kami ingin memastikan anggaran daerah memiliki landasan hukum dan teknis yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah," tambahnya.

Lebih lanjut, Andri menjelaskan kerja sama ini akan mencakup penyusunan berbagai pedoman standar harga satuan yang akan menjadi acuan bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Palangka Raya.

Dengan adanya standar yang jelas, proses penganggaran diharapkan menjadi lebih efisien dan transparan, sekaligus memudahkan pengawasan internal maupun eksternal terhadap penggunaan APBD.

Pihak ITS menyambut baik inisiatif ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat dan penerapan ilmu pengetahuan di level pemerintahan.

Sinergi antara birokrasi dan akademisi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen saja, melainkan menjadi kemitraan berkelanjutan yang terus memberikan inovasi bagi pembangunan daerah di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya. (HENDRI/y)