BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, mendorong para pengrajin pernak-pernik lokal agar mampu menyesuaikan produk mereka dengan selera anak muda masa kini.
Menurutnya, inovasi desain menjadi kunci agar produk kerajinan lokal tetap diminati di tengah perkembangan tren yang terus berubah.
Nenie menilai generasi muda saat ini memiliki preferensi yang berbeda dalam memilih aksesori atau pernak-pernik.
"Karena itu pengrajin perlu lebih kreatif dalam menghadirkan produk yang tidak hanya memiliki nilai budaya, tapi juga tampilan yang modern dan menarik," katanya, Kamis, 5 Maret 2026.
Ia menyebutkan bahwa kerajinan lokal sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama jika mampu menggabungkan unsur tradisional dengan desain yang lebih kekinian.
"Dengan cara tersebut, produk lokal dapat memiliki daya tarik lebih luas di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda," tambahnya.
Nenie juga mendorong para pengrajin untuk memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi. Langkah ini dinilai penting agar produk kerajinan lokal lebih mudah dikenal dan dipasarkan kepada pasar yang lebih luas.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan melalui pelatihan, pembinaan, serta fasilitasi pemasaran bagi para pelaku usaha kerajinan.
Dengan adanya dukungan tersebut, para pengrajin dapat meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Nenie menegaskan bahwa pengembangan kerajinan lokal bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga upaya menjaga identitas budaya daerah.
Dengan inovasi dan kreativitas, pernak-pernik lokal diharapkan mampu bersaing serta tetap diminati oleh generasi muda saat ini. (MARINI/R)









