PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, mendorong pemerintah daerah untuk mempertimbangkan langkah subsidi guna mengantisipasi lonjakan harga minyak di pasaran. 

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Khemal mengatakan kenaikan harga minyak, baik minyak goreng maupun bahan bakar tertentu, seringkali berdampak langsung terhadap kebutuhan rumah tangga masyarakat. 

"Kondisi ini juga berpotensi memicu kenaikan harga berbagai komoditas lainnya," ingatnya, Kamis, 5 Maret 2026.

Ia menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah antisipatif agar dampak kenaikan harga minyak tidak terlalu memberatkan masyarakat. 

"Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui program subsidi atau intervensi pasar," tambahnya.

Dia juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi minyak di pasaran.

Langkah ini penting guna memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga serta mencegah praktik penimbunan yang dapat memperparah kenaikan harga.

Khemal menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait juga perlu dilakukan agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif. 

"Dengan kerja sama yang baik, stabilitas harga di daerah diharapkan dapat tetap terjaga," harapnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah strategis dalam menghadapi potensi lonjakan harga minyak tersebut.

Dengan demikian, daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi di Kota Palangka Raya dapat berjalan stabil. (MARINI/R)