SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Peluang usaha di sektor perikanan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah dinilai masih sangat menjanjikan. Tingginya permintaan ikan untuk konsumsi masyarakat membuat hasil panen pembudi daya selalu terserap pasar.

Ketua Kelompok Pembudi Daya Ikan (Pokdakan) Alam Salju Sejahtera Muhammad Haris mengatakan permintaan ikan di Sampit bahkan belum mampu dipenuhi oleh produksi yang ada saat ini.

“Untuk memenuhi permintaan pasar di Sampit saja masih kurang. Selama ini berapa pun hasil panen selalu habis diserap pasar,” kata Haris di Sampit, Kamis, 5 Maret 2026.

Haris bersama rekan-rekannya mulai menekuni usaha budidaya ikan patin sejak 2006. Setelah melewati berbagai tantangan, usaha tersebut kini berkembang pesat.

Dalam sekali panen, Pokdakan Alam Salju Sejahtera mampu menghasilkan sekitar 800 kilogram ikan patin. Dalam setahun, kelompok yang beranggotakan 20 orang itu dapat memproduksi hingga 90 ton ikan.

Dengan harga jual sekitar Rp21.000 per kilogram, omzet yang diperoleh kelompok tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1,89 miliar per tahun.

Menurut Haris, ikan patin dipilih karena relatif mudah dibudidayakan dibandingkan jenis ikan lainnya. Selain itu, permintaan pasar juga terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk.

“Pembeli biasanya langsung datang ke sini, jadi kami tidak perlu repot mencari pasar. Untuk pasar Kotawaringin Timur saja masih kurang, apalagi kalau bicara pasar luar daerah,” ujarnya.

Saat ini setiap anggota kelompok memiliki antara satu hingga tujuh kolam budidaya ikan patin. Mereka juga berencana menambah jumlah kolam karena lahan yang tersedia masih cukup luas.

Sementara itu, Pengelola Kesehatan Ikan (Polkeskan) Ahli Muda Dinas Perikanan Kotawaringin Timur Fahrul Jainal Ilmi mengatakan sektor perikanan di daerah tersebut masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang.

Pemerintah daerah pun terus mendorong peningkatan produksi melalui berbagai bantuan kepada pembudi daya, seperti penyediaan pakan, bibit, hingga kolam bioflok.

Selain itu, Dinas Perikanan Kotawaringin Timur juga telah mengoperasikan pabrik pakan ikan untuk membantu pembudi daya memperoleh pakan dengan harga lebih terjangkau.

“Pokdakan Alam Salju Sejahtera ini sudah cukup maju. Mereka bahkan sering kami libatkan sebagai narasumber dalam pelatihan budidaya perikanan,” demikian Fahrul.