BORNEONEWS, Muara Teweh – Polres Barito Utara menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers, Bhayangkari, serta anak-anak panti asuhan di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barito Utara, Kamis, 5 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh keakraban tersebut dihadiri Wakapolres Barito Utara, Kabag Ops, para pejabat utama dan kasat di lingkungan Polres Barito Utara, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Utara, pengurus organisasi wartawan, insan pers, tokoh masyarakat, Bhayangkari, serta anak-anak panti asuhan.
Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan silaturahmi Ramadan tersebut.
“Pertama-tama mari kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, karena pada sore hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam kegiatan buka puasa bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua PWI, rekan-rekan media, serta anak-anak panti asuhan yang telah hadir,” ujar Singgih.
Kapolres menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menyampaikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat.
Menurutnya, hubungan antara kepolisian dan media perlu terus dijaga melalui komunikasi yang baik serta kolaborasi yang positif.
“Kita ini bekerja dengan komunikasi, komunikasi, dan komunikasi. Artinya kita harus selalu berkolaborasi dan bersama-sama menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga menilai kritik dari media merupakan hal yang wajar dan dapat menjadi masukan positif bagi kepolisian untuk terus meningkatkan kinerja.
“Kalau saya dikritik tidak masalah, itu bagian dari masukan untuk memperbaiki kinerja. Tidak ada manusia yang sempurna, pasti ada kekurangan,” tambahnya.
Selain itu, Kapolres berharap media juga dapat membantu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait berbagai aturan hukum sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.
Dalam kegiatan tersebut turut disampaikan tausiyah oleh Ustadz Marjulin yang mengangkat tema peristiwa Nuzulul Quran. Ia menjelaskan bahwa Nuzulul Quran merupakan momen turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbanyak membaca, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, insyaAllah kehidupan kita akan lebih terarah dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama itu berlangsung hangat dan diakhiri dengan doa serta berbuka puasa bersama seluruh tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bingkisan dari Yayasan Kemala Bhayangkari Peduli kepada anak-anak panti asuhan oleh Ketua Bhayangkari Polres Barito Utara.
Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan silaturahmi, komunikasi, dan kolaborasi antara kepolisian, insan pers, serta masyarakat di Kabupaten Barito Utara dapat terus terjalin dengan baik guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (RAMADHANI/J)









